Indosat Melakukan PHK 677 Karyawannya, Pemerintah Meminta untuk Dipertimbangkan Lagi


PT Indosat Tbk telah memungut keputusan yang menghebohkan. Perusahaan telekomunikasi ini mengerjakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya.
Menanggapi urusan itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah selaku perwakilan pemerintah berharap supaya keputusan PHK yang dipungut perusahaan dapat dipertimbangkan kembali. Pihaknya akan mengerjakan dialog dengan perusahaan dan buruh.

"Ya kita bercita-cita proses PHK kan terdapat tahapan. Kami harap teman-teman masih pertimbangkan supaya mereka tidak ter-PHK. Ya itu, dialog itu," ujarnya di perumahan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Meski begitu, Ida menegaskan bahwa dalam mengerjakan PHK Indosat mesti mengikuti peraturan dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan.

"Tentu bagaimana PHK itu diserahkan masih mengekor UU Ketenegakerjaan. Karena UU Cipta Lapangan Kerja kan baru dalam proses pembahasan. Tentu mengekor aturan dan peraturan UU 13 2003," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Director & Chief of Human Resources Indosat Irsyad Sahroni menuliskan bahwa perusahaan menawarkan PHK untuk karyawannya. Menurutnya, beberapa besar karyawan yang ditawarkan PHK telah mengaku kesepakatan tersebut.

"Per tanggal 14 Februari 2020 kemarin, dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% sudah setuju menerima paket kompensasi ini dan kami pun menjalin kerja sama dengan partner Managed Service guna memberi kesempatan untuk mereka supaya tetap bisa bekerja di partner kami tersebut," ujar Irsyad dalam rilis sah yang diterima detikcom, Sabtu, (15/02/2020).

Dalam pertumbuhan terbaru mereka dikunjungi oleh Komisi IX DPR-RI yang hendak tahu soal kepandaian tersebut.
Indosat mengucapkan kepada utusan wakil rakyat bahwa lebih dari 90% dari 677 karyawan yang terdampak reorganisasi setuju menerima paket yang diberikan, tergolong paket kompensasi yang signifikan lebih tinggi dari peraturan yang dipersyaratkan undang-undang.

"Kami mengapresiasi trafik Komisi IX DPR-RI hari ini. Kami pun telah mengucapkan bahwa reorganisasi bisnis sudah berjalan dengan fasih sesuai rencana, sudah diterima dengan baik oleh mayoritas karyawan yang terdampak, mengambil tahapan yang fair cocok dengan peraturan yang berlaku, dan sudah mengkomunikasikan secara langsung dan transparan untuk semua karyawan sekitar proses tersebut," ungkap Irsyad Sahroni, Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, di Jakarta, Kamis (27/02/2020).

Lebih lanjut, Irsyad menambahkan bahwa seluruh karyawan yang terdampak telah diserahkan waktu guna mempertimbangkan paket yang diserahkan perusahaan, dan manajemen sudah mendorong masing-masing dari mereka untuk memungut keputusan yang terbaik.

Sebagian besar karyawan mengambil peluang untuk mempertimbangkan baik-baik penawaran perusahaan secara individual dan dengan keluarganya setiap sebelum kesudahannya menerima tawaran perusahaan.

"Karyawan yang terdampak pun memiliki peluang berkomunikasi dua arah dengan manajemen dan untuk mengucapkan tanggapannya sekitar acara open house yang dilangsungkan pada 17 Februari yang lalu," sebutnya dalam penjelasan yang diterima detikINET.

Indosat Ooredoo ketika ini menjalin kerja sama dengan mitra-mitranya, termasuk partner Managed Service guna memberi kesempatan untuk karyawan yang terdampak supaya tetap bisa bekerja di bawah naungan partner dan pun menyediakan pelatihan paska kerja.

Baca juga: Sejumlah BTS Terimbas Banjir, Ini Jaminan Operator
"Bagi semua karyawan yang memilih guna tidak menerima paket yang diserahkan perusahaan, kami menghargai perbedaan pandangan yang terdapat dan menghargai hak mereka guna menempuh jalur sesuai peraturan yang berlaku," tambah Irsyad.

"Kami mempercayai bahwa reorganisasi bisnis ini ialah tindakan yang berat tetapi sangat dibutuhkan supaya Indosat Ooredoo tetap bertahan dan bertumbuh. Reorganisasi bisnis ini pun merupakan tahapan strategis Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang terdepan dan terpercaya," pungkasnya.



Sumber :https://inet.detik.com/telecommunication/d-4916813/indosat-bicara-soal-phk-677-karyawan-ke-dpr/2

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel